shapeshifting oleh Samantha Marie adalah perjalanan yang kuat melalui perubahan dan penerimaan diri
Temukan ‘shapeshifting’, album terbaru Samantha Marie, perjalanan menawan menuju transformasi dan penerimaan pribadi.
shapeshifting adalah album terbaru Samantha Marie dan merupakan perjalanan memukau ke dalam sifat emosi dan pengalaman manusia yang terus berubah. Proyek ini, yang mulai terbentuk pada musim panas tahun 2023, berakar pada warna dan suasana hati yang disalurkan Samantha Marie saat ia menjalani masa-masa yang sangat gelap dalam hidupnya.
“Sering kali, segala sesuatunya dimulai dengan warna, dan saya mulai menulis dengan warna magenta, merah muda lembut dan ungu, serta rona biru primer dalam pikiran saya,” kata Samantha Marie.
Meski kedengarannya tidak masuk akal, lagu-lagu dalam shapeshifting sebenarnya adalah balsem yang penuh warna. Suara Samantha, instrumennya, aransemennya, dan kesan yang ditimbulkan setiap lagu, pada kenyataannya, terasa seperti berlayar di lautan warna.
Sifat katarsis album ini tampak dari lagu pembuka “white” hingga lagu penutup yang reflektif, “memoir to the lonely girl.” Setiap lagu terasa seperti langkah sonik menuju penyembuhan, menangkap perjuangan kesehatan mental Samantha Marie dan hubungannya yang terus berkembang dengan dirinya sendiri dan dunia di sekitarnya.
Melalui ketujuh lagu ini, Samantha Marie dengan ahli menangkap perasaan berada dalam transformasi berkelanjutan, mengingatkan kita bahwa kita selalu berubah, baik secara emosional maupun mental.
“Hubungan yang dimiliki album ini dengan perubahan lebih dapat diterima, pengabaian perubahan ini konstan dan tidak dapat disangkal. Kita berubah dengan setiap pengalaman, dan dengan setiap momen kita hidup. Ketidakkekalan. Segala sesuatu datang dan pergi. Pikiran kita seperti awan. Pengalaman manusia ini, gelombang, gerakan matahari, bulan, dan bumi melalui ruang angkasa, dan bagaimana hidup kita adalah kilatan cahaya, kedipan mata, bagi kehidupan, katakanlah, matahari, atau planet-planet yang lebih dekat dengannya” , ungkapnya.
Inti dari album ini adalah lagu utama, shapeshifting . Awalnya ditulis sebagai “melodi”, Samantha Marie beralih ke lagu ini setelah sesi penulisan lagu larut malam pada bulan Maret 2024, dengan konsep ketidakkekalan sebagai tema utama lagu tersebut.
Dalam album Shapeshifting, Samantha Marie menggambarkan perubahan bukan sebagai peristiwa tunggal yang dramatis, tetapi sebagai proses yang berkelanjutan, yang mencerminkan sifat pikiran dan emosi yang cepat berlalu. Lagu ini, seperti album secara keseluruhan, merupakan ode Samantha terhadap kekuatan penerimaan dan keniscayaan perubahan.
Dengan album ini, yang penuh dengan lagu-lagu balada nostalgia dan emosional, Samantha Marie menunjukkan kemampuan mengesankan untuk membuat tema-tema rumit menjadi mudah dipahami melalui lirik-lirik yang sederhana namun menyentuh.
Pesannya tentang berserah diri pada aspek-aspek kehidupan yang tak terkendali bergema dalam, terutama saat ia merenungkan ulang tahunnya yang ke-24 dan pelajaran yang dipetik dari kesulitan yang dialami saat tumbuh dewasa. Kejujuran dalam musiknya terasa nyata, menawarkan pendengar undangan untuk menemukan pelipur lara dalam perjuangan mereka sendiri.
Meskipun album ini mengandung momen kesedihan dan refleksi, album ini juga berkilau dengan harapan. Lagu-lagu seperti “memoir to the lonely girl”, “it’s been so long (used to get me by)” atau “shinjuku” yang berkolaborasi dengan Covey, membentuk album yang solid, dengan pesan yang kuat, terkini, dan abadi yang mampu terhubung dengan berbagai audiens.
Post Comment